Beberapa hari menjelang perayaan natal tahun ini, aku sempat bertanya pada kekasihku, "Apakah dia punya rencana untuk kami berdua?" Hal ini kutanyakan padanya karena Natal kali ini merupakan Natal kami yang pertama yang juga bertepatan dengan dua bulan kebersamaan kami. Kekasihku menjawab bahwa dia tidak memiliki rencana apa-apa, malahan dia balik bertanya pada diriku. Kukatakan padanya bahwa aku tidak mempunyai rencana apapun, yang kuinginkan hanya bisa bersama dengannya. Setelah pembicaraan ini kami ulang berkali-kali terlontarlah satu kejutan yang sebenarnya dia persiapkan untukku namun tidak dapat terwujud. Aku dapat merasakan kekecewaannya, tetapi buat aku bukan kejutan atau hadiah apapun yang kuharapkan dari kekasihku ini, kehadiran dirinya dalam hidupku sudah merupakan sebuah Hadiah yang tidak ternilai....seperti halnya yang disebutkan dalam salah satu iklan kartu kredit bahwa perjalanan waktu dengan orang yang kita kasihi tidak dapat dihitung dengan uang (priceless)
Waktu yang boleh aku lalui bersama kekasihku sangatlah berharga...walapun dalam Perayaan Malam Natal maupun Hari Natal, aku dan kekasihku tidak memilik kesempatan untuk duduk berdampingan, karena aku harus betugas koor, sementara dia duduk di antara para umat lainnya, kami hanya dapat saling memandang satu sama lain dari kejauhan. Namun Natal kali ini membuat aku merasa semakin dekat dengan dirinya dan keluarganya juga keluargaku.
Kami tidak memiliki kado istimewa ataupun perayaan instimewa, kami hanya memiliki makan malam bersama dengan keluargaku dan keluarganya. Pada perayaan Natal pertama kami dan dua bulan kebersamanan kamii, aku dan kekasihku tidak memiliki kegiatan apa-apa selain menghabiskan waktu bersama membicarakan hubungan kami dan rencana pernikahan kami. Kami saling mengingatkan akan TRUE COMMITMENT yang kami miliki saat kami memulai hubungan ini, kekasihku menyebutnya sebagai peneguhan kembali atas TRUE COMMITMENT kami.
Kami berdua menyadari bahwa pernikahan yang kami persiapkan adalah perwujudan TRUE COMMITEMENT kami secara lebih nyata. Saat kami membahas prihal kehidupan pernikahan yang akan kami jalani nantinya, seringkali kami saling mengingatkan agar kami dapat menjaga kemesraan yang kami miliki saat kami pacaran sekarang ini didalam kehidupan pernikahan kami nantinya.
Kekasihku...engkau adalah anugerah terindah yang boleh Tuhan hadirkan dalam hidupku, seperti yang kaukatakan kepadaku bahwa dari awal pertemuan, hingga kita menjalin hubungan dan merangkai rencana untuk melangkah ke jenjang yang lebih mulia, semuannya boleh terjadi dalam hidup kita melalui rencanaNya. Semuannya indah sesuai dengan rencanNya.
Finally I found you the other angel with one wing, where we can fly by embracing one and another.
Monday, December 25, 2006
Subscribe to:
Post Comments (Atom)



0 comments:
Post a Comment